Pages

Subscribe:

Consultan said

Mari Majukan Industri Kecil menengah di Indonesia tercinta!! Lawan penyerangan Pasar bebas 2015 !!!

Selasa, 24 April 2012

STRUKTUR DAN CONTOH PROPOSAL DIKLAT PEMEBENTUKAN WIRAUSAHA BARU

Sebelum mengajukan / menawarkan Perencanaan suatu kegiatan Diklat kepada suatu Instansi atau badan terkait, kita harus membuat, menyusun atau mengajukan Proposal  Diklat tersebut secara baik dan benar. Struktur pembuatan Proposal diklat haruslah lengkap dan sesuai dengan kaidah - kaidahnya, berikut akan coba kami paparkan struktur beserta contohnya, semoga dapat bermanfaat... 

Selengkapnya...
 
Contoh 1. Surat pengantar Proposal Diklat dibuat oleh pengaju Proposal
 
DINAS KOPERASI UMKM PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
KABUPATEN MERAUKE
Jl. Martadinata, Kab. Merauke Papua No.tlp (0971) 321 722, fax 323 768
                                                                                                       
                                                                                                  Merauke, 25 April 2012

Nomor             : 004/869                                                                 Kepada
Lampiran         :  4                                                                       Yth : Direktur Ditjen IKM
Perihal             : Pengajuan Dana Pelaksanaan                                Di -
                         Diklat Pelatihan dan pembentukan
                         Wirausaha Baru kab. Merauke                                               JAKARTA


Dengan hormat,
Assalamualaikum, wr.wb dan salam sejahtera,

            Dengan semakin maraknya ancaman Globalisasi dan terbukanya Pasar Bebas 2015, Industri Indonesia pun mulai terancam keberadaannya dikarenakan kuantitas dan kualitas dari Industri – industri yang ada di Indonesia sehingga secara tidak langsung telah kalah dalam hal daya jual dan daya saing dari Produk yang dihasilkan, khususnya dalam hal ini IKM – IKM daerah kab. Merauke.
            Hal tersebutlah yang mendorong kami Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan dalam hal ini Bagian Penyuluhan Industri merencanakan penyelenggaraan dari Diklat Pelatihan dan Pembentukan Wirausaha Baru yang nantinya akan menjadi Pionir ari Terbentuknya Industri di Kab. Merauke.
            Kami sangat membutuhkan dukungan, partisipasi dan bantuan dari Pihak  Ditjen IKM Jakarta agar terlaksananya Diklat tersebut.
Sebagai bahan pertimbangan kesungguhan kami, kami lampir kan Surat Rekomendasi Bupati Kab. Merauke.
Demikianlah Surat pengajuan dana Kegiatan Diklat ini kami buat, atas bantuan dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

                                                                                 Hormat Kami,
                                                                                           

                                                                                 PENYUSUN




Contoh 2. Penyusunan Proposal Diklat  


PROPOSAL DIKLAT PEMBENTUKAN WIRAUSAHA BARU
MELALUI PENINGKATAN NILAI TAMBAH
PRODUK DARI SERABUT KELAPA

I.                   PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG

Indonesia memiliki lahan perkebunan kelapa terluas di dunia, dengan luas areal mencapai 3,86 juta hektare (ha) atau 31,2 persen dari total areal dunia sekitar 12 juta ha. Sebahagian besar (98%) dari total luas perkebunan kelapa di indonesia merupakan perkebunan rakyat, dan sisanya berupa perkebunan negara dan perkebunan swasta.
Lahan tanaman kelapa yang tersedia di prov.Papua adalah 31.622 ha yang status lahannya merupakan milik masyarakat. Dengan jumlah produksi pada tahun 2010 12.535 ton/thn. Untuk kab. Merauke sendiri lahan yang tersedia untuk tanaman kelapa adalah 70 ha dengan jumlah produksi 35 ton/thn pada tahun 2009.
Sabut kelapa merupakan hasil samping, dan merupakan bagian yang terbesar dari buah kelapa, yaitu sekitar 35 persen dari bobot buah kelapa. Dengan demikian, apabila secara rata-rata produksi buah kelapa per tahun adalah sebesar 5,6 juta ton, maka berarti terdapat sekitar 1,7 juta ton sabut kelapa yang dihasilkan. Potensi produksi sabut kelapa yang sedemikian besar belum dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan produktif yang dapat meningkatkan nilai tambahnya. Serat sabut kelapa, atau dalam perdagangan dunia dikenal sebagai Coco Fiber, Coir fiber, coir yarn, coir mats, dan rugs, merupakan produk hasil pengolahan sabut kelapa. Secara tradisionil serat sabut kelapa hanya dimanfaatkan untuk bahan pembuat sapu, keset, tali dan alat-alat rumah tangga lain. Perkembangan teknologi, sifat fisika-kimia serat, dan kesadaran konsumen untuk kembali ke bahan alami, membuat serat sabut kelapa dimanfaatkan menjadi bahan baku industri karpet, jok dan dashboard kendaraan, kasur, bantal, dan hardboard. Serat sabut kelapa juga dimanfaatkan untuk pengendalian erosi. Serat sabut kelapa diproses untuk dijadikan Coir Fiber Sheet yang digunakan untuk lapisan kursi mobil, Spring Bed dan lain-lain. Apabila Limbah kelapa ini tidak dimanfaatkan, akan menjadi Limbah yang sebenarnya bermanfaat menjadi limbah  yang menggangu lingkungan dan tidak berdaya ekonomis.
Dengan adanya penjabaran mengenai visi-misi Indonesia dan visi-misi kementrian perindustrian untuk mewujudkan peran IKM yan seimbang dalam pemerataan industry diberbagai wilayah sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah. Dimana peran IKM-IKM adalah sebagai penopang dasar dari industry nasional serta peran wirausaha muda kratif sebaai modal dasar pembangunan. Maka dirasa perlu untuk mengadakan diklat/ pelatihan-pelatihan wirausaha baru demi terciptanya industrialisasi yang maju disuatu daerah, dalam hal ini kab. Merauke untuk menggali wirausaha-wirausaha muda berbakat asli daerah.
Dengan dilaksanakannya Diklat ini kami akan mendorong dan memotivasi para calon Wirausaha dengan :
1.      Pemberian Pemahaman lebih mengenai Kewirausahaan dan Industri
2.      Pemberian Modul – modul mengenai Materi terkait yang dibutuhkan seorang wirausaha
3.      Mengadakan Pendampingan Langsung secara continue bagi para calon wirausaha yang mengikuti Pelatihan Diklat setelah penyelenggaraan Diklat selesai

B.     MAKSUD DAN TUJUAN
 Maksud dan tujuan dari di adakanya diklat Pelatihan dan Pembentukan Wirausaha baru melalui peningkatan Pertambahan nilai produk dari Serabut kelapa adalah :
1.      Menciptakan wirausaha baru asli daerah kab. Merauke
2.      Memberikan paradigma yang tepat mengenai Industri
3.      Memotivasi dan mendorong  para pemuda-pemudi mengenai Kewirausahaan
4.      Memperkenalkan dan Melatih para Calon Wirausaha untuk kratif dalam pemanfaatan / pengolahan limbah kelapa (sabut kelapa) menjadi suatu produk berdaya jual dan saing, berbasis industri Kecil

C.    SASARAN PESERTA DIKLAT
Kegiatan Diklat Pelatihan dan pembentukan Wirausaha baru ini diperuntukan untuk semua masyarakat Kota Merauke yang memiliki Minat dan bakat dalam berwirausaha sehingga  mendapat pengetahuan lebih mengenai ‘Kewirausahaan dan Industri” hal tersebut diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan minat dan motivasi Wirausaha-wirausaha Muda yang nantinya akan membentuk IKM –IKM didaerah, demi meningkatkan Perekonomian daerah.


D.    HASIL YANG DIHARAPAKAN
1.      Terciptanya Wirausaha-wirausaha muda kreatif
2.      Terwujudnya Industri yang kondusif didaerah Kab. Merauke
3.      Terolahnya SDA Unggulan yang ada didaerah kab. Merauke, menjadi suatu produk kreatif yang tidak hanya berdaya jual tetapi berdaya saing tinngi.
4.      Terserapnya pekerja penggaguran didaerah, sehingga terwujudnya suatu kesejahteraan masyarakat.

E.     WAKTU PELAKSANAAN
Diklat Peningkatan Wirausaha baru ini rencananya akan dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada hari Sabtu tanggal 5-7 bulan mei 2012 jam 09.00 – 15.00 WIT.

F.     TEMPAT PELAKSANAAN
Pelaksanaan Diklat bertempat di aula Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan  Kab. Merauke jalan Martadinata. Kab. Merauke. Papua

G.    LINGKUP KEGIATAN
Adapun kegiatan – kegiatan yang akan dilaksanakan pada kegiatan Diklat Pelatihan dan Pembentukan Wirausaha Baru di kab. Merauke secara garis besara meliputi :
1. Perencanaan (Planing)
2. Penjadwalan (Scheduling)
3. Pembuatan Proposal (Pra Proposal)
4. Penyebaran Proposal
5. Penyebaran Informasi (Undangan)
6. Rapat koordinasi sebelum pelaksanaan
7. Pelaksanaan Kegiatan
8. Evaluasi Diklat
9. Pelaporan

H.    KEBUTUHAN TENAGA AHLI
Agar suksenya pelaksanaan Diklat Pelatihan dan Pembentukan Wirausaha Baru didaerah kab. Merauke. Selain tahap Persiapan Materi dsb, dibutuhkan pula Narasumber-narasumber ahli dan dapat dipercaya untuk memaparkan lebih jelas pokok-pokok materi yang ada dan juga sebagai Motivator, sehingga penyampaian materi dapat dipahami secara tepat. adapun narasumber yang dibutuhkan sbb:
1.      Prof. Achmadi Muchtar sebagai pembawa Materi mengenai kewirausahaan
2.      Dr. Otto, MM Iskandar sebagai Motivator dan Inovator dalam Bidang Industri
3.      Devi Amalia, Amd sebagai Penyuluh pembuatan Produk dari Serabut Kelapa

I.       KEBUTUHAN TEKNOLOGI
Sejalan dengan penyelenggaraan Diklat Pelatihan dan Pembentukan Wirausaha Baru yang menarik bagi IKM tentu saja membutuhkan teknologi sebagai penunjang tercapainya tujuan dari diklat tersebut, selain itu pula dibutuhkan Sarana pendukung lainnya untuk mendukung jalannya diklat tersebut. Adapun rincian kebutuhan- kubutanya adalah sbb :

1.      Kebutuhan Sarana pendukung dalam Proses Penyelenggaraan Diklat
-        33 bh Undangan

Dalam Even Organitation (EO) :
-        40 bh Kursi
-        3 bh Meja
-        1 bh White Board
-        2 bh spanduk tema
ATK :
-        2 bh Spidol
-        35 bh Modul / Informasi mengenai kemasan
-        35 bh Bolpoin + buku catatan ( untuk Peserta )

2.      Kebutuhan Teknologi dalam Proses Penyelenggaraan Diklat
-          3 MIC
-          Soundsystem sederhana

3.      Kebutuhan Teknologi dalam Penyuluhan
-        1 buah Infokus
-        1 buah laptop
-        Seperangkat alat Peraga dan praktek penyuluhan

J.      PEMBIAYAAN
a.              Bagian Perlengkapan
-          Sewa Sound System + 3 Mic, 3 x @500.000                : Rp. 1.500.000
-          Sewa infokus, 3 x 100.000                                             : Rp.    300.000       
-          1 set Kertas Flip Chart + spidol, 3 x 30.000                  : Rp.      90.000
-          ATK peserta 1 paket (35 org)                                        : Rp.    750.000
-          Pengadaan Modul, 30 x 25.000                                     : Rp.    750.000
Total biaya perlengkapan                                                                   : Rp. 3.390.000

b.      Bagian Konsumsi,
-          Snack untuk peserta dan Panitia 33 x 3 x 15.000          : Rp. 1.485.000
Total Bagian Konsumsi                                                                       : Rp. 1.485.000

                                                                                      
c.       Bagian Acara,
-          Honor pembicara 3 x 3x 500.000                                   : Rp. 4.500.000       
-          Honor panitia 10 x 3 x 100.000                                     : Rp. 3.000.000
-          Sertifikat untuk Peserta 30 x 5.000                                : Rp.    150.000
-          Bingkisan Untuk Narasumber 3 x 150.000                    : Rp.    450.000
-          1 paket alat peraga dan praktek produk                         : Rp. 8.000.000
Total Biaya Acara                                                                             : Rp.  16.100.000

d.      Bagian Akomodasi
-          Sewa aula(paket Spanduk,kursi dll) 3x 500.000            : Rp. 1.500.000
-          Biaya Transportasi Peserta 30x3x50.000                       : Rp. 4.500.000
-          Biaya transportasi kepala Dinas 1x350.000                   : Rp.    350.000
-          Biaya Transportasi Panitia 10 x 3 x 50.000                    : Rp. 1.500.000
Total Biaya Akomodasi                                                                       : Rp. 7.850.000

e.       Bagian HPRD
-          Sewa handycam 3 x 50.000                                           : Rp.  150.000
-          Baterei untuk Elektronik, 10 psg x @12.500                 : Rp.  125.000
-          Reklame                                                                         : Rp. 200.000
-          Surat – surat                                                                   : Rp.   35.000
-          Undangan 34 x 5.000                                                     : Rp. 170.000
Total Biaya HPRD                                                                            : Rp.    680.000 +
TOTAL BIAYA KESELURUHAN                                               : Rp. 29.505.000,-

K.    PENUTUP
            Demikianlah Proposal pengajuan pengadaan Diklat Pelatihan dan Pembentukan Wirausaha baru ini kami buat, kami sangat mengharapkan kerjasama dari bapak – ibu sekalian sehingga dapat terlaksanya kegiatan ini. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

                                                                                    KETUA PANITIA

                                                                                                  
                                                                                    DIANA ARDILA
                                                                                   NIM : 2010.7.19466


Lampiran 1 :
JADWAL KEGITAN PELATIHAN DAN PENBENTUKAN
WIRAUSAHA BARU KAB. MERAUKE

Hari
Jenis Kegiatan
Waktu pelaksanaan
Keterangan
Pra acara
Persiapan
-          Persiapan acara, perlengkapan tempat dsb
-          Gladi Bersih
01.00pm WIT – selesai
Tanggal 3  dan 4 Mei 2012

Hari 1
Pelaksanaan Acara
-           Pengisian absensi
-           Pembukaan Acara oleh kepala Dinas
-           Penyampaian Materi Kewirausahaan (oleh Prof. Achmadi)
-           ISHOMA
-           Penayangan video mengenai Industri
-           Materi oleh Dr.Otto Iskandar, MM

09.00 – 09.30 WIT
09.30 – 10.00 WIT

10.00 – 12.00 WIT


12.00-12.30 WIT
12.35 – 13.00 WIT

13.00- 15.00 WIT
-Bertempat di aula Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan perdagangan, jl. Martadinata, Kab. Merauke.
-setiap pemateri selesai menyampaikan materi diberikan bingkisan.
Hari 2
-          Pengisian Absensi
-          Penyampaian Materi Mengenai Pembuatan Produk dari Serabut kelapa.
-          ISHOMA
-          Praktek pembuatan Produk berbahan dasar Serabut kelapa ( Cocopeat.
09.00-09.30 WIT
09.30-12.00 WIT


12.00-12.30 WIT
12.30- 15.00 WIT
Bertempat di aula Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan.
Praktek, diruang aula dan dihalaman sekitar aula.
Hari 3
-         Pengisian Absensi Peserta
-         Penyampaian rencana Kerja Praktek pembuatan Produk cocopot dan cocomesh
-         Praktek pembuatan produk cocopot
-         ISHOMA
-         Praktek Pembuatan Produk
-         Penutupan
09.00-09.30 WIT
09.30-10.00 WIT


10.00-12.00 WIT

12.00-12.30 WIT
12.30-15.00 WIT
15.00-15.30 WIT
-Pelaksanaan praktek pada ruangan dan halaman sekitar aula.
-Penggantian uang transport peserta.


Lampiran 2
SUSUNAN KEPANITIAAN
KEGIATAN DIKLAT PELATIHAN DAN PEMBENTUKAN
WIRAUSAHA MUDA KRATIF

Panitia Inti :
*      Ketua Pelaksana                    : Diana Ardila. Amd
*      Sekretaris                                : Fitriany, Amd
*      Bendahara                               : Isman Bangun  Syahputra. R, ST
Panitia Acara :
*      Sie Acara                                 : Misni, SE
            Anggota                                  : Ani, SE
*      Sie HPRDK                            : Desi Arisandi
*      Sie Perlengkapan                     : Iwan Efendi. S, ST  
Anggota                                  : Putra Ramadhan
*      Sie Akomodasi                        : Delima Arifianty, S.Sos
*      Sie Konsumsi                          : Dahlia Asyhari                                 
                                   

 
Lampiran 3 :
LEMBAR EVALUASI
UNTUK PESERTA



Berilah nilai terhadap aspek-aspek pelatihan berikut secara keseluruhan dengan memberi skor 1 sampai 5. Nilai 1 berarti sangat buruk dan nili 5 berarti sangat baik.

*      Aspek Pelatihan Skor

ASPEK PELATIHAN
SKOR
Pencapaian tujuan Pelatihan

Penjelasan terhadap konsep-konsep kunci

Alokasi waktu pelatihan

Relevansi materi terhadap kerja saya

Pengelolaan/organisasi pelatihan

Materi presentasi

Handout (Praktek) pelatihan

Kualitas pelatihan secara keseluruhan





*      Seberapa jauh Anda setuju atau tidak setuju dengan pernyataan-pernyataan berikut. Skor 5 berarti sangat setuju dan skor 1 berarti sangat tidak setuju.

ASPEK PELATIHAN
SKOR
-         Tingkat Kepuasaan Skor

-          Pelatihan sangat bermanfaat

-          Pelatihan menambah pemahaman saya
tentang pemanfaatan dan pengolahan limbah kelapa menjadi produk berdaya jual

-          Pelatihan menambah pemahaman saya tentang bagaimana membuat mengkrasikan Produk

-          Pelatihan menantang saya untuk
memikirkan cara pikir dan pendekatan
baru yang inovatif dalam melakukan
kreasi pembuatan produk Industri

-          Saya mendapat kesempatan untuk
bertemu dengan aktivis Industri
yang dapat menjadi kontak atau
jaringan yang bermanfaat di masa
mendatang.


1.      Dua aspek apa yang menurut Anda paling bermanfaat? Mengapa?
2.      Dua aspek apa yang menurut Anda paling TIDAK bermanfaat? Mengapa keduanya?
3.      Berdasarkan pengalaman Anda mengikuti pelatihan ini, perbaikan atau modifikasi seperti apa yang menurut Anda mungkin bisa memperbaiki kulitas pelatihan ini?
4.      Komentar atau saran lain?
5.      Mengapa Anda atau organisasi Anda tertarik untuk mengikuti pelatihan ini?
6.      Jika Anda bukan Wirausaha, apakah Anda atau organisasi Anda berminat untuk menjadi wirausaha muda kratif? YA / TIDAK
7.      Apa tujuan dan rencana utama Anda dalam dan setelah menjalani Pelatihan ini?
















Lampiran 4,Surat rekomendasi
Catatan : Surat rekomendasi dibuat oleh Pemuka didaerah tersebut. pada Proposal ini merupakan Proposal pengajuan Diklat Wirausaha Baru dari Disperindagkop ke Kementrian Perindustrian jadi yang merekomendasikan dari Bupati setempat. jika ditujukan untuk Bupati maka yang merekomendasikan bisa Kepala Lurah, Kep Din terkait, dsb


BUPATI KAB. MERAUKE
                                                                                                        Tanggal : 04 Mei 2012
Nomor                 : 522 / 496                                                                Kepada 
Lampiran             : -                                                                    Yth : Kepala Ditjen IKM
Perihal                 : Rekomendasi Proposal pengadaan                   Di -
                             Diklat pelatihan dan Pembentukan                                         
                             Wirausaha Muda oleh
                             Dinas Koperasi UMKM Perindag                                            JAKARTA
                                      Kab. Merauke

Assalamualaikum  Wr. Wb. dan salam sejahtera bagi kita semua,
Yang Bertanda tangan di bawah ini menerangkan:
Nama                           : Drs. Romanus Mbaraka, MT
Jabatan                        : Bupati kab. Merauke
Alamat                        : Jl. Brawijaya, Kab. Merauke, Papua
Telepon/HP                 : (0971) 321 001 / 321 009
memberikan rekomendasi kepada  nama yang tercantum dibawah ini:
Nama Instansi              : Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan
Alamat                                     : Jl.Martadinata, Kab. Merauke
Telpon /HP                  : (0971) 321 722, fax 323 768
Untuk Pengajuan Proposal Diklat Pelatihan dan Pembentukan Wirausaha Baru dalam rangka meningkatkan Industrialisasi di  kab. Merauke kepada Ditjen IKM di Jakarta.

Demikian surat rekomendasi ini dibuat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Wassalamualaikum Wr. Wb

                                                                                  Merauke, 04 Mei 2012
                                                                              BUPATI KAB. MERAUKE

                                                                                               TTD
                                                                       Drs. ROMANUS MBARAKA, MT

0 komentar:

Poskan Komentar